Teknologi 2019 : Ekosistem Digital Berbasis Data

Teknologi 2019 : Ekosistem Digital Berbasis Data

Dell Technologies memprediksi 2019 akan menjadi tahun ekosistem digital berbasis data.

Bagi perusahaan yang tidak bertransformasi akan mengalami kesulitan dalam memenuhi permintaan pelanggan yang semakin banyak. 57% perusahaan di Indonesia menyatakan kesulitan dalam menghadapi industri 4.0 jika tidak mengikuti tren teknologi tersebut.

Prediksi Dell, 2019 dalam menuju ekosistem digital berbasis data :

5G akan membuat kita hidup di tepi (edge)

5G pertama dijadwalkan akan mulai dipasarkan seiring perkembangan jaringan generasi berikutnya, dengan penggunaan data dalam kecepatan dan aksesibilitasnya.

Kehadiran mega cloud, yaitu berbagai teknologi cloud yang menjadi sebuah model operasional terdepan seiring strategi IT yang membutuhkan cloud publik dan cloud pribadi

Pekerjaan dan aktivitas sehari-hari semakin tak terpisahkan

Asisten virtual menjadi bagian dari teknologi konsumen – seperti teknolohi rumah pintar, yang mempelajari preferensi Anda dan secara proaktif menyajikan konten dan informasi berdasarkan interaksi sebelumnya

“Demam Emas” dalam investasi teknologi

Akan lebih banyak investasi muncul dari sektor teknologi dikarenakan diperkirakan pada 2020, volume data akan mencapai 44 triliun gigabyte, atau 44 zettabytes. Dari data tersebut ditambah wawasan yang mendorong berbagai inovasi baru dan proses bisnis yang lebih efisien. Dan solusi kepatuhan data untuk mewujudkan hasil dengan cara yang lebih aman dan lebih cerdas.

Gen Z akan menguasai dunia kerja, Milenial bersiaplah!

Gen Z (lahir setelah tahun 1995), generasi milenial siap-siap memberikan ruang bagi generasi berikutnya. Gen Z sekitar 98% mengerti mengenai dasar-dasar coding perangkat lunak karena mereka telah menggunakan teknologi sebagai bagian dari pendidikan formal. Dan pengalaman penggunaan teknologi mereka diharapkan sebagai bagian terbaik dalam menguasai dunia kerja.

Menciptakan pelindung data

Dengan semakin meningkatnya pamor data sebagai aset organisasi yang paling berharga, mengamankan dan melindungi data harus menjadi prioritas utama. Untuk memastikan semua titik akses data tetap aman, organisasi akan mengucurkan lebih banyak dana untuk investasi keamanan, baik untuk enkripsi yang lebih kuat di akses endpoint atau keamanan siber cerdas yang mencakup pusat data terdistribusi di edgedan cloud.

Kita akan melihat AI dan ML semakin berperan secara proaktif melindungi data yang paling rentan diserang atau dicuri, dan cukup pintar untuk menggagalkan akses mencurigakan bahkan sebelum manusia menyadari data mereka diserang.

Tidak ada lagi rantai yang lemah atau pemborosan: rantai pasokan akan menjadi lebih kuat, lebih pintar, dan lebih ramah lingkungan

Accurate Online

 

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *