Software Akuntansi Yang Banyak Digunakan di Indonesia

1. ACCURATE SoftwareJPG ACCURAETE

Kelebihan:

a. Sangat mudah sangat aplikatif bagi proses bisnis UKM di Indonesia
b. Database yang stabil dan akurat.
c. Standar akuntansi yang sudah sesuai dengan standar akuntansi yang ada di Indonesia,
d. Nilai transaksi yang mencapai 15 digit atau setara dengan 920 triliun.
e. User Friendly, Mudah digunakan oleh non Akuntan
f. Template dan laporan yang Dapat di modifikasi
g. Laporan yang dapat di Import dalam Excel, PDF, JPEG dll.
H. Intergrated E-Faktur

2. Zahir

Zahir Accounting versi 1.0 dibuat kali pertama pada tahun 1996. Selanjutnya pada tahun 1997 ia dikembangkan ke versi 2.0 dan dipasarkan mulai tahun 1999. Sejak dipasarkan, Zahir Accounting menjadi perhatian bagi para pengusaha yang memang memerlukan software akuntansi untuk menunjang pencatatan keuangan bisnisnya dengan mudah, cepat, dan tepat.

Kelebihan:
JPG Zahir
a. Desain User Interface Menarik dan Mudah Dipahami
b. Faktur dan Laporan dapat Didesain
c. Laporan dapat Diemail dan Diexport ke Berbagai Format
d. Menggunakan Database Client Server

Kelemahan:

a. Harga untuk licensinya mahal
b. tidak dapat secara otomatis menghitung biaya perjam, perburuh, dan biaya2 lain pada akuntansi biaya, sebab biaya per satuan ini merupakan perhitungan alokasi biaya, bukan biaya sesungguhnya.
c. Hanya memiliki satu mata uang.

3. MYOB  

MYOB sendiri pada awalnya mulai dikembangkan di Australia pada tahun 1991. MYOB berangkat dari keluhan para pengelola usaha kecil dan menengah yang masih merasa kesulitan dalam melakukan proses pembukuan dan juga proses akuntansi dalam usahanya. Maka dari itu, MYOB pun akhirnya mulai dikembangkan dan ternyata mendapatkan respon positif dari para usernya yang terbukti pada era tahun 1999 sudah terjual sebanyak 1 juta copy. Hal ini menunjukkan bahwa MYOB memang memiliki banyak manfaat bagi para pegiat usaha kecil dan menengah.

JPG

Kelemahan:

1. Tidak Adanya Fitur Pelaporan Perpajakan di Indonesia
2. Hanya Bisa Dilakukan pada Satu Perusahaan
3. Belum Tersedia dalam Bahasa Indonesia
4. Beda Format Neraca Keuangan Dengan Indonesia
5. Belum Mendukung Multi Currency
6. Belum Mendukung Fitur Multi Gudang

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *