Cara Membuat Pembukuan Sederhana Untuk Memulai Bisnis Kecil

Cara Membuat Pembukuan Sederhana Untuk Memulai Bisnis Kecil

Cara Membuat Pembukuan Sederhana Untuk Memulai Bisnis Kecil

Membuka bisnis kuliner memang sangat menjanjikan. Dengan modal yang kecil sudah dapat membuka bisnis kuliner seperti mie ayam. Siapa sangka dengan usaha mie ayam dapat menghasilkan omset yang besar. Untuk menghasilkan omset yang besar dan dijadikan sebagai peluang bisnis jangka panjang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan menjadi pusat utama agar tidak terjadi pembengkakan pengeluaran daripada pendapatan.

Laporan detail berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran setiap harinya. Lalu melihat sisa stok yang tersedia untuk mengantisipasi kalau stok ternyata sudah habis namun tidak ada yang tahu. Ini hal kecil tapi bahaya untuk bisnis yang baru saja mulai.

Bukan tentang pemasukan dan pengeluaran saja yang Anda pikirkan. Tapi bagaimana arus kas yang terjadi? Aman atau Bahaya? pendapatan besar belum tentu usahanya berjalan lancar dan bertahan kan?

Hal kecil yang menjadi masalah semua pebisnis adalah mengabaikan laporan-laporan kecil usaha yang dimiliki. Menjadi bumerang bagi usahanya dan endingnya malah tergerus oleh pesaing lain. Sebelum itu terjadi pada Anda lebih baik Anda mulai rutin untuk memperhatikan laporan bisnis Anda.

Bagaimana jika Anda sebagai owner sekaligus karyawan di usaha tersebut? Apakah Anda memiliki waktu yang banyak untuk mengurusi hal seperti pembukuan? Pengusaha enggan melakukan pembukuan karena ribet, biaya dan waktu yang minim.

Cara Membuat Pembukuan Sederhana

Untuk Memulai Bisnis Kecil

Alasan yang sering pengusaha enggan melakukan pembukuan :

  1. Ribet : melakukan pencatatan untuk pembukuan merasa ribet, sebagian para pengusaha UKM bukanlah berlatar belakang pendidikan akuntansi, sehingga ia malas membuat pembukuan, karena merasa tidak mengerti dengan proses akuntansi.
  2. Biaya : meskipun melakukan pembukuan sederhana, pengusaha UKM berfikir memerlukan orang untuk melakukan pencatatan transaksi yang mengerti tentang akuntansi, tentu saja memerlukan biaya untuk membayar orang tersebut.
  3. Waktu : melakukan pembukuan sederhana memerlukan waktu yang cukup lama, karena mulai dari pencatatan keluar masuknya uang, kemudian ke stok barang, jumlah orderan yang masuk dari mulai buka toko hingga tutup toko. Hal ini menyita waktu pengusaha UKM.

Cara mengatasi masalah tersebut terjawab di video ini :

Sudah banyak solusi ini diterapkan oleh pengusahan untuk bisnisnya dan menjawab keresahan para pengusaha yang hanya memiliki waktu yang terbatas. Tidak perlu menyediakan berbagai jenis buku untuk mencatat transaksi, cukup dengan Accurate Online cocok untuk UKM. Mudah bukan ?

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *